Langit Leondra Wiratama tumbuh dengan iman yang perlahan runtuh-ditinggalkan oleh doa, oleh ibunya, dan oleh keyakinan bahwa Tuhan selalu adil. Nanindra Ranggalan hidup dengan kasih yang sederhana, iman yang lembut, dan cinta yang tak pernah memaksa. Ketika dua keyakinan yang tak pernah diajarkan untuk berdampingan saling bersua, cinta hadir bukan sebagai jawaban, melainkan pertanyaan paling menyakitkan: Apakah melepaskan adalah bentuk iman tertinggi, atau justru mencintai adalah doa yang paling jujur?
More details