Di kota yang tak pernah benar-benar tidur, di antara gelas wine yang kosong dan jadwal rapat yang tak kenal ampun, dua perempuan bertemu kembali-bukan sebagai kenangan, tapi sebagai luka yang belum sembuh.
Lingling, seorang pengusaha muda paling berpengaruh di Asia, datang ke Paris untuk memperluas kerajaan bisnisnya. Dia cerdas, dingin, dan sangat terkontrol. Tapi satu hal yang tak bisa dia kendalikan: masa lalunya bersama seseorang yang terlalu manis untuk dilupakan dan terlalu pahit untuk diingat.
Orm, dokter muda spesialis anak dan bedah, baru saja memulai kariernya di rumah sakit milik keluarga. Hidupnya tampak sempurna, tapi di balik senyum ramah dan jas putihnya, ada rahasia yang tak pernah ia bagikan ke siapa pun. Dan ketika takdir mempertemukannya kembali dengan Lingling, satu hal jadi jelas-beberapa luka memang tidak ditakdirkan untuk sembuh dalam diam.
Karena kadang... yang paling kita butuhkan bukan cinta yang sempurna, tapi seseorang yang mau tetap tinggal-bahkan saat semua rahasia terbuka.
Sabina terpaksa menyembunyikan kehamilannya dari Sagara, lantaran saat itu Sagara lebih dulu memutuskan hubungan mereka dengan alasan ingin fokus kuliah.
Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali. Sabina yang membutuhkan pekerjaan terpaksa melamar di perusahaan milik Ayah Sagara. Sementara itu, Sagara yang baru pulang dari London tak bisa menolak perintah sang Ayah untuk bekerja sebagai karyawan biasa.
Tak hanya berbagi ruangan karena berada di divisi yang sama, Sabina dan Sagara juga terpaksa harus berbagi tempat tinggal karena situasi yang mendesak.
Mampukah mereka bertahan dalam satu atap dengan kondisi dan status yang sudah berbeda?
***
27-08-2025