The Political War

The Political War

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 31, 2025
Izukiel Moonnelle hanya ingin hidup bebas setelah kematian ibunya-Selir Kaisar Moonnelle. Tanpa menyandang status Putra Mahkota, Izukiel berniat untuk kabur dari istana karena kehadirannya tak pernah dianggap ada. Mewarisi sifat keras kepala sang ibu, Izukiel telah menyusun rencana untuk melarikan diri. Akan tetapi, rencananya untuk kabur harus gagal karena kekaisaran membutuhkan pemimpin baru. Kematian Kaisar Moonnelle mengakibatkan kekosongan kekuasaan. Kekaisaran tak bisa memilih Putra Mahkota Moonnelle-Az'drien Moonnelle-sebagai kaisar karena memiliki tubuh yang lemah dan sakit-sakitan. Ditunjuklah Izukiel sebagai kaisar berikutnya, bersamaan dengan itu, Negeri Ophelia mendeklarasikan perang terhadap Kekaisaran Moonnelle. Haruskah Izukiel menerima mahkota kekaisaran dan menghadapi situasi panas yang bisa saja menghancurkan Kekaisaran Moonnelle? Atau dirinya hanya perlu kabur dari tanggung jawab besar yang dilimpahkan kepadanya? Diikutkan dalam event novela Anfight dengan trope Crown Without Choice, Reluctant Royal.
All Rights Reserved
#168
royal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke'S Red String
  • Just let me live, Duke!
  • GALEN PRADIPTA
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • New life, New problems [END]
  •   My Switched Daughter END

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines