Love in Law

Love in Law

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 30, 2025
Jennie Kim adalah pengacara sukses sekaligus pemilik firma hukum ternama. Tegas, galak, dan dingin-itulah citranya sejak masa lalu yang penuh luka membentuknya jadi wanita kuat yang tak lagi percaya pada cinta. Namun dunianya mulai berubah ketika seorang pengacara muda bernama Sean bergabung di firmanya. Penuh semangat, ceroboh, dan selalu hangat, Sean adalah kebalikan dari semua hal yang Jennie yakini. Awalnya Jennie merasa terganggu dengan kehadirannya, namun waktu perlahan menggeser batas-batas hati yang selama ini ia pertahankan rapat. Dalam alur yang penuh dinamika, tawa, dan kejutan, keduanya terlibat dalam kasus besar yang tak hanya menguji kemampuan profesional, tapi juga membuka pintu-pintu emosional yang lama terkunci. Sebuah kisah tentang penyembuhan, keberanian untuk kembali percaya, dan cinta yang datang dari tempat paling tak terduga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Boys In The Kost
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines