House of Pain

House of Pain

  • WpView
    Reads 352
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 25, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Tidak ada yang benar-benar menemukan dunia ini. Boneka-boneka usang menunggu dalam diam di jurang kegelapan. Ilaria terjebak di tempat asing penuh teka-teki bersama simbol-simbol yang tak dikenal. Bersama tiga sosok yang seolah mengenalnya, mereka mencari jalan untuk pulang ke rumah yang sebenarnya. Namun, di balik lembar peta yang tak bisa dibaca sembarangan, ada sesuatu yang mengintai. Karena di dunia ini ... tidak semua yang terlihat benar-benar hidup. Jika semuanya lahir dari luka, lalu siapa yang akan pulang tanpa kehilangan jiwa? "Selamat datang di dunia tanpa nama," bisik suara itu dari balik bayangan. · · ─ ·𖥸· ─ · · · · ─ ·𖥸· ─ · · · · ─ ·𖥸· ─ · · [Karya Belum Revisi] Reproduction without permission is prohibited! Info update & fun fact: @yarinadya_ (Instagram) Art Cover by: @salfuz_bi (Instagram) · · ─ ·𖥸· ─ · ·· · ─ ·𖥸· ─ · ·· · ─ ·𖥸· ─ · · Karya ini diikutsertakan dalam Allopedia Writing Challenge 2025 dan terpilih menjadi finalis terbaik kedua. Start: 1 Juli 2025 End: 25 Juli 2025
All Rights Reserved
#1
writingchallengeallopedia25
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 505
  • Respice Me
  • The Rules!
  • Crazy Obsession
  • SHEA SANG FIGURAN
  • who i am?
  • REYGAN GHAZI AFKARA
  • Rembung Sengkolo
  • Lyorend   [ ON GOING ]
  • The Invisible Chain
505

Namanya Joe. Pemuda berkacamata yang pasrah saat ayahnya membuangnya ke asrama khusus laki-laki. Bagi Joe, ini kesempatan bagus. Tanpa lawan jenis, artinya fokus belajar tanpa gangguan cinta monyet yang tak penting. Seharusnya begitu, kan? Tapi kenyataannya? Sialan. Hidupnya yang selama ini teratur perlahan berantakan. Ketenangan yang ia banggakan mendadak menguap di setiap sudut. Ada sesuatu yang salah. Kenapa semakin hari, napasnya justru terasa semakin sesak di tengah kerumunan yang katanya 'sama' dengannya? ------------- New story Cerita hasil pemikiran sendiri, jangan copy. Jika menyukai harap + ke perpustakan. Juga ⭐️ dan 💬 sebagai tanda kecil sebuah apresiasi. Thank u!

More details
WpActionLinkContent Guidelines