IN THE SHADOW OF THE FORGOTTEN SELF

IN THE SHADOW OF THE FORGOTTEN SELF

  • WpView
    MGA BUMASA 95
  • WpVote
    Mga Boto 35
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Jul 4, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
🗝"Dia hanya ingin menghilang. Dalam sunyi yang menggigit dan luka yang tak sembuh-sembuh, satu-satunya pelariannya adalah sebuah novel yang hanya dia baca. Sebuah kisah kelam tentang kerajaan, sihir, dan tokoh antagonis kejam bernama Evelune Revencourt. Novel itu bukan pelipur lara-ia seperti rumah, tempat semua rasa sakitnya merasa dikenali. Dan ketika segalanya terasa terlalu berat, ia membacanya sekali lagi, untuk terakhir kalinya... lalu segalanya menggelap. Saat membuka mata, ia tak lagi berada di kamarnya. Ia berada di dunia novel itu. Bukan sebagai pemeran utama. Bukan sebagai penyelamat. Tapi sebagai Evelune. Sang penjahat yang tak pernah dimaafkan sejarah.⚔️ Bisakah seseorang yang ingin mati dipaksa untuk hidup dalam peran yang bukan miliknya?🪞 Dan jika diberi kesempatan kedua, akankah ia memilih bertahan... atau membalas?"
All Rights Reserved
#871
fiksisejarah
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • ✅ SUAMI KAISAR
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental
  • Asmaranala
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Duchess of Valtor

Sebutan wanita rendahan yang orang lain sematkan padanya tak membuat gadis itu menyesali keputusannya. Awalnya ia berpikir demikian, sampai di mana dirinya bertemu dengan sosoknya yang bagai hutan luas. Memberikan kesan tenang diawal, namun menyesatkan saat terlalu jauh melangkah. Perasaan gelisah menghantui seolah pohon-pohon itu siap menelannya dalam keterpurukan saat tak menemukan jalan pulang. Hanya ada hijau, seperti sorot matanya yang begitu dalam. Tak sampai di situ, rentetan kejadian tak terduga yang mengubah hidup dan cara pikirnya membuat Widari menyesali pilihannya. Kata 'andai', hanya sebatas kata yang tak bisa tercapai. Kehilangan orang-orang terkasih membuatnya tersadar, kini hidupnya tak lagi berarti. Keegoisan untuk hidup berdasarkan pilihannya sendiri kini ia sesali. Sosok baru datang. Seorang yang tempat asalnya masih abu-abu, sosok yang tak bisa Widari nilai dengan mudah, punggung lebar yang berdiri di hadapannya, melindunginya tanpa alasan yang jelas, mencoba menerobos masuk tanpa ia beri kesempatan. Hingga akhirnya memilih berakhir, mengakhiri takdir menyedihkan bersamanya dalam keputusasaan dan kehilangan... ____ ____ ● Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari oleh penulis. ●Semua dalam cerita hanya fiksi semata dan tak ada sangkut pautnya dengan kehidupan asli seseorang. ____ ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, BERUPA VOTE & KOMEN~ ----- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk dinikmati dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ----- PERINGATAN! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN! PLAGIAT HARAP MENJAUH! ___ NOTE : JIKA TIDAK MENYUKAI WATAK KARAKTER DALAM CERITA INI DIPERSILAHKAN UNTUK BERHENTI MEMBACA ATAU BACA CERITA SAYA YANG LAIN. ____ Publikasi: 15-05-2024 ____ Pictures: Canva & AI

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman