SANTET TANAM[Completed ✓]

SANTET TANAM[Completed ✓]

  • WpView
    LETTURE 305
  • WpVote
    Voti 119
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadCompleta sab, nov 29, 2025
NOTE: Kisah ini diambil dari kisah nyata yang berasal dari Pulau Jawa. Mala dilahirkan dalam keluarga yang telah kehilangan dua anak sebelumnya. Demi melindunginya, orang tuanya menggantung ari-arinya di awang-awang rumah, mengikuti petuah dukun bayi. Tapi sejak saat itu, hidup Mala tak pernah benar-benar tenang. Kakak lelakinya yang telah tiada, dipercaya masuk kembali lewat ari-ari tersebut. Bertahun-tahun kemudian, setelah Mala menikah, kehidupan yang semula tenang berubah jadi neraka. Santet demi santet menghantam hidupnya-dari iri hati saudara sendiri, dendam tetangga, hingga kutukan tanah tempat tinggalnya. Sakit yang tak kunjung sembuh, utang yang terus menumpuk, dan dorongan foya-foya tanpa sadar. Semua itu menghancurkan hidup dan mental Mala selama 14 tahun. Saat semua pengobatan gagal, harapan terakhir muncul saat suaminya mempelajari ilmu lama dari seorang kiyai. Mata batin terbuka, dan rahasia mengerikan terungkap: santet tanam itu berasal dari gabungan tujuh air pantai yang dikubur diam-diam di bawah rumah mereka.
Tutti i diritti riservati
#176
santet
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Delima dan Takdirnya
  • Trapped in Hope (End)
  • Ketika Kuhadirkan Dia
  • THE PLAZA
  • JENDELA KEDUA (Proses Revisi)
  • Suro Diro (ON GOING)
  • Cinta yang Kandas
  • MY BLUSH-ON
  • Family  • [END]
  • It's Start From Fortune Cookies [Completed]

Repost ulang. "Nomor saya udah saya simpan di hp kamu, kalo ada apa-apa kamu hubungi nomor saya aja." Setelah mengatakan itu mas A'ang beranjak berdiri hendak keluar dari rumah, namun langkahnya terhenti dan berbalik menatapku. "Oh iya, satu lagi Delima. Kalo kamu mau buka pintu pastiin dulu kamu pake bra. " Ucapnya sebelum akhirnya keluar dari rumahku dan menutup pintu. Aku yang tadinya masih lemas seketika terlonjak kaget dengan perkataan mas A'ang dan segera menunduk melihat bagian dadaku yang menyeplak jelas dua gundukkan payudaraku. Pantas saja kulihat dari tadi mas A'ang selalu mengalihkan pandangannya dari ku!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti