KIAMBANG : tragedi bunga liar

KIAMBANG : tragedi bunga liar

  • WpView
    Membaca 707
  • WpVote
    Vote 145
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung39m
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 30, 2025
Air tenang tak pernah menentang bunga liar, dibiarkannya tumbuh walau tak benar-benar berniat merengkuh. Sayang seribu sayang, dalam tenangnya air tersimpan gelembung-gelembung kemarahan, senyap menghimpit dan menolak keberadaan. Demi hilang segala amarah, bunga liar mencabut akar dan menyerah kepada arus yang menuntunnya pada kematian. Malangnya si bunga liar, di air tenang tak diharapkan, di derasnya arus ia tak mampu bertahan. #Trigger Warning : rape, manipulation, abuse (sexual, emotional, & physical) ~ 1 Juli 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#393
perjodohan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Yang Aku Tunggu Tanpa Janji
  • Unspoken Things
  • Putih abu-abu
  • SEMPURNA DALAM DOSA - Editing
  • MILLION DIFFERENT WORLDS
  • TAKDIR KITA ?
  • Restu {END}
  • Please Don't Leave Me

🥀 Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 ──── ୨୧ ──── zy

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan