Temen atau demen?

Temen atau demen?

  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, jul 2, 2025
SINOPSIS / DESKRIPSI Wei wuxian dan Lan wangji adalah dua orang yang selalu bertengkar, tak ada hari tanpa suara tawa Wei wuxian yang cempreng, dan tak ada hari dimana Lan wangji tak diganggu oleh Wei wuxian. Mereka sudah berkali-kali dihukum, tapi selalu saja bertengkar - dan seperti biasa.. Yang membuat orang setenang Lan wangji marah adalah Wei wuxian, selalu. Bagi mereka berdua itu hanyalah pertengkaran antar teman, tapi bagi orang-orang yang melihat mereka selalu bertengkar, itu tak terlihat seperti teman, apa lagi musuh. Tapi Wei wuxian dan Lan wangji selalu menyangkal tetang asumsi orang-orang yang mengatakan bahwa mereka memiliki hubungan lebih dari Teman. Tapi suatu hari, Wei wuxian tak lagi datang untuk menganggu ketenangan Lan wangji, tak lagi membuatnya marah, tak lagi menukar bukunya dengan buku P*rn*, dan itu membuat Hati Lan wangji merasakan sepi, lagi. Walaupun begitu, dia selalu menyangkalnya, menolak untuk mencari tahu kemana orang yang selalu mengganggunya itu pergi. Tapi semakin lama dia menolak untuk mencari, semakin sakit pula hatinya, Lan wangji jadi berpikir, apakah dia jatuh cinta dengan laki-laki yabg sering menganggunya itu? . . . . . . . 𝐒𝐡𝐢𝐩 : 𝐋𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐧𝐠𝐣𝐢 𝐗 𝐖𝐞𝐢 𝐖𝐮𝐗𝐢𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐧 𝐗𝐢𝐜𝐡𝐞𝐧 𝐗 𝐉𝐢𝐚𝐧𝐠 𝐖𝐚𝐧𝐘𝐢𝐧 𝐉𝐢𝐧 𝐙𝐢𝐱𝐮𝐚𝐧 𝐗 𝐉𝐢𝐚𝐧𝐠 𝐘𝐚𝐧𝐋𝐢 𝐃𝐢𝐬𝐜𝐥𝐚𝐢𝐦𝐞𝐫! ❗❗❗❗ 𝐁𝐎𝐘𝐒 𝐋𝐎𝐕𝐄. 𝐇𝐨𝐦𝐨𝐩𝐡𝐨𝐛𝐢𝐜 𝐠𝐚𝐮𝐬𝐚𝐡 𝐛𝐚𝐜𝐚. 𝐆𝐨𝐫𝐞. 𝐏𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞 𝐝𝐨𝐧'𝐭 𝐜𝐨𝐩𝐲 𝐦𝐲 𝐰𝐨𝐫𝐤. Written by @shhh
Todos los derechos reservados
#17
modaozushi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido