Yama - Kelam Yang Disambut

Yama - Kelam Yang Disambut

  • WpView
    Reads 345
  • WpVote
    Votes 83
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 18, 2025
YAMA Jogja, 1983. Kota masih menyimpan bayangan. Di sudut-sudut Pajeksan yang basah oleh sunyi dan darah tak tercatat, seorang lelaki tanpa jubah muncul dari lorong gelap-membawa tas ransel, jaket lusuh, dan tatapan yang tak bisa dibaca. Namanya Arno. Dulu preman jalanan. Sekarang... bukan siapa-siapa. Tapi sejak retakan dimensi tertutup empat tahun lalu, ia tak lagi sendiri. Sesuatu dari dunia lain hidup dalam bayangannya-entitas purba dari planet tanpa cahaya. Ia tidak bisa pulang. Dan Arno... tak bisa lepas. Kini, dengan kekuatan menembus bayangan dan tubuh sekeras besi, Arno menjadi alat keadilan yang tak punya aturan. Menghukum tanpa ampun, memburu yang tersembunyi, dan meninggalkan jejak bisu: sebuah nama, tergores di dinding bata... YAMA. Ia bukan pahlawan. Ia bukan iblis. Ia adalah bayangan yang tidak bisa dibunuh.
All Rights Reserved
#222
antihero
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Family My Doctor || JENO × JAEMIN✓
  • Shepherd Wizard
  • Male lead Antagonist
  • Ottello Osterio
  • De Jure, De Facto
  • TRANSMIGRASI??
  • A Villain's Obsession
  • My daddy (21+) SELESAI
  • [TAMAT] KaLyra: Petarung Bintang
  • My sekretaris (21+) (TAMAT)

DILARANG PLAGIAT!!! ❌ Beberapa visual cerita aku upload di TikTok & Instagram. Tapi buat trailer berdurasi panjang, aku taruh di YouTube ya! 🎬✨ [TAHAP REVISI] Lahir di keluarga penuh dokter, Jevian justru tumbuh sebagai ironi dari segalanya. Saat tangan-tangan keluarganya bisa menyelamatkan banyak nyawa, tubuhnya sendiri justru terus dihantui rasa sakit yang tak pernah benar-benar sembuh. Dia adalah anak bungsu di keluarganya yang selalu dijaga, tapi diam-diam merasa jadi beban. Bukan karena ia sengaja ingin jadi lemah, tapi karena tubuhnya tak pernah memberinya pilihan. Di tengah keluarga yang begitu sempurna, Jevian hanya ingin tahu: kenapa tubuhnya sendiri tak pernah benar-benar pulih? Kenapa sulit sekali untuk bisa sembuh dari penyakitnya? Ia merasa merepotkan, merasa sial, karena alih-alih bisa menjadi harapan dan kebanggaan keluarga, ia justru tumbuh sebagai beban yang terus disusahkan oleh tubuhnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines