Us, Undefined

Us, Undefined

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 22, 2025
"Mengapa kau tidak memberitahuku bahwa kau pergi bersamanya?" tanya Sasuke. Suaranya pelan, namun tajam. Hinata menatapnya lama. "Memangnya kenapa?" Mereka berdiri di lorong kampus yang lengang. Di luar, hujan baru saja reda dan aroma tanah basah masih tertinggal di udara. Tidak ada yang benar-benar mengikat mereka, tapi kecemburuan itu terasa jelas. Hinata menahan napas, menunduk sejenak, lalu kembali menatap Sasuke. Ia ingin marah. Tapi yang muncul justru perasaan lelah, dan lebih dari itu, ia ingin tertawa getir. Karena, apa hak Sasuke untuk marah... jika mereka bahkan bukan siapa-siapa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [END]
  • Second
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Love at Time's Brink✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines