Story cover for THE CULTS by Xaiver-key
THE CULTS
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Jul 01, 2025
Dunia mulai mengubah dirinya menjadi neraka, membuat ilusi antara kebajikan dan kezaliman, menenggelamkan mereka semua dalam kebodohan tiada akhir.

Tuhan tak lagi diangap, manusia melampaui batas.
Alam yang tak lagi berharap pada mereka yang tunduk akan kuasa. 

Dalam semua kekacauan yang terjadi sekelompok mahluk yang mengaku manusia melakukan kehancuran, menyisakan seorang gadis dalam selimut malam, menatap kosong. 

Mampukah ia membalaskan dendam atau berakhir menjadi debu tak berarti?
All Rights Reserved
Sign up to add THE CULTS to your library and receive updates
or
#2allopediaonedayonechapter
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Bound to Him cover
Soul Behind the Clouds cover
Transmigrasi Liana cover
Intel Bucin cover
Shadow in the Lab cover
Netra : The Untold Story cover
SHEA SANG FIGURAN cover
Hello, Mr. Mafia! cover
The Antagonist [ Segera Terbit ] cover
🍀 AKSAMALA (PondPhuwin) | ENDING  cover

Bound to Him

54 parts Complete

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."