ADISTY

ADISTY

  • WpView
    Reads 489
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Feb 26, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Revaliane Adisty Zahra(Anne) telah mencapai mimpinya: bersekolah di SMA Golden Star melalui jalur beasiswa. Bagi Adisty, sekolah ini adalah kunci menuju masa depan cerah. Ia menepis rasa minder, berpegangan erat pada persahabatannya dengan Nayla, si periang, dan Caca, si misterius. ​Namun, bagaimana jika tantangan terbesarnya bukan datang dari status sosial, melainkan dari hati? ​Tiba-tiba, jalan Adisty berpapasan dengan Alvaro, seorang pangeran sekolah yang berkuasa, populer, dan entah mengapa, tertarik pada Adisty. Di mata siswa Golden Star, mereka adalah dua kutub yang mustahil bersatu: si gadis beasiswa dan si pewaris takhta sekolah. ​Adisty harus memilih: fokus pada impian yang telah ia susun sejak kecil, atau mempertaruhkan segalanya demi sebuah perasaan yang bisa menghancurkan reputasinya dan menariknya ke dalam intrik dunia elite yang sama sekali belum ia kenal. ​Mampukah cinta tumbuh di antara perbedaan status dan pandangan? Atau, akankah Adisty sadar bahwa untuk menggapai mimpinya, ia harus melepaskan Alvaro, atau bahkan, melepaskan dirinya sendiri?
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • s*x story
  • Robert nya Aurel
  • Love Hate [END]
  • One Track
  • BLOOMING [END]
  • ALTEZZA [New Version]
  • Ketos Galak
  • Protagonis E'x Girlfriend
  • Annela

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines