UNSPOKEN

UNSPOKEN

  • WpView
    Reads 282
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 20, 2025
"Untukmu yang pernah mencintai dalam diam, dan terlambat menyampaikan." -Shazia Deva Andria. * * * Bagi Rangga, Shazia adalah seseorang yang ia sayangi dan lindungi-setelah keluarganya. Namun, ia tenggelam dalam zona yang mereka sebut "teman" dan terjebak dalam kenangan masa lalunya dengan mantan kekasihnya. Sementara itu, Shazia selalu memperhatikan Rangga dalam diam, menunggu waktu yang tepat untuk mengutarakan perasaan dengan benar, meskipun ia tahu bahwa Rangga mustahil menerima perasaannya. Apakah mencintai dalam diam bisa menemukan jalan menuju akhir yang bahagia? ©katasoang, 2025
All Rights Reserved
#23
relate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines