Jejak Luka Dalam Diam

Jejak Luka Dalam Diam

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 1, 2025
Aruna tumbuh di rumah yang sunyinya penuh jeritan. Orang tuanya tak pernah benar-benar memukulnya, tapi juga tak pernah memeluk. Di balik dinding rumah yang retak, ia belajar menangis tanpa suara, belajar meminta maaf bahkan sebelum bersalah. Saat dewasa, ia mencoba lari sejauh mungkin kuliah di kota lain, membangun hidup baru. Namun luka itu membuntutinya, memengaruhi cara ia mencintai, cara ia memaafkan, cara ia melihat dirinya sendiri. Ketika bertemu Reza, pria yang tenang tapi juga membawa luka sendiri, Aruna dihadapkan pada satu pertanyaan penting: Bisakah dua jiwa yang sama-sama terluka saling menyembuhkan atau justru saling melukai lebih dalam?
All Rights Reserved
#236
sepi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines