G'L Menata Kembali Hati

G'L Menata Kembali Hati

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 2, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
"Semua orang bilang Gwen gadis yang kuat... Tapi tak ada yang pernah benar-benar melihat bagaimana ia berjuang setiap malam untuk sekadar bertahan hidup." Gwen terbiasa menyembunyikan lukanya. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi yang ramah dan cerdas. Tapi di rumah, ia hidup dalam bayang-bayang ayah yang sering menyakiti, dan ibu yang perlahan kehilangan cahaya. Baginya, dunia adalah panggung. Dan ia telah menjadi pemeran utama dalam pertunjukan 'baik-baik saja'. Hingga suatu hari, Gwen tak sengaja menyinggung ketua OSIS yang dingin dan misterius-Laksa. Pertemuan mereka tak berjalan mulus. Namun, siapa sangka, dari kalimat sinis yang terlontar, tumbuh rasa saling peduli yang tak terduga. Laksa melihat sisi Gwen yang tak pernah diperlihatkan siapa pun. Dan Gwen, untuk pertama kalinya, mulai bertanya pada dirinya sendiri: apa salahnya untuk jujur pada rasa sakit? ---
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines