Little Elio and The Levington

Little Elio and The Levington

  • WpView
    Reads 81,956
  • WpVote
    Votes 5,401
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 22, 2025
Di rumah besar keluarga Levington, Elio si bungsu yang clingy, cerewet, dan manja selalu punya cara untuk mencuri perhatian semua orang. Mulai dari minta dipotongin pancake, takut alien datang dari buku Cassian, sampai menyiapkan kursi khusus untuk boneka Woofey di meja makan. Tapi ketika Elio jatuh sakit, semua sadar: rumah ini tak pernah benar-benar hidup tanpa suara kecil itu. Cerita keluarga yang hangat, manis, dan penuh pelukan. Karena kadang... cinta terbesar datang dari tangan mungil yang menggenggam erat. 🌟 Ikuti perjalanan kisah Elio dan keluarga Levington yang bikin hangat hati di setiap babnya. 💬 Jangan lupa vote & comment, ya! Biar Elio makin semangat muncul tiap hari 💛 🙏 Maaf kalau masih banyak kekurangan-ini cerita pertamaku. Tapi kutulis dengan sepenuh hati, semoga bisa kamu nikmati. ⚠️ Kisah ini ditulis dengan penuh cinta. Tolong hargai dengan tidak menyalin tanpa izin.
All Rights Reserved
#119
ayahdananak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Change The Plot (Niel)
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • Chana's Transmigrasi
  • BACKSTREET

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines