Where My Storm Finds Peace

Where My Storm Finds Peace

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 4, 2025
Asha Valencia tahu rasanya dicintai dari keluarganya yang hangat, dari dua kakaknya yang selalu menjaga dan dari hidup yang serba cukup. Tapi saat pindah ke kota baru untuk mengejar mimpi jadi dokter, Asha sadar jadi dewasa itu melelahkan. Apalagi saat tubuhnya lelah, emosinya meledak, dan lidahnya tak lagi bisa menahan kata kasar. Lalu datang Elan Cowok dingin, anak tunggal, CEO muda yang nggak pernah banyak bicara. Tapi diam-diam, dia tahu cara menenangkan badai Asha tanpa suara, Tanpa drama, Cukup dengan hadir... dan tetap tinggal. Ini bukan tentang cintra yang penuh kejutan. Tapi tentang dua orang yang belajar saling memahami dalam marah, dalam sepi, dalam pulang yang akhirnya mereka temukan satu sama lain. --- 🌀 Karena setiap badai butuh satu tenang yang nggak ikut pergi. ✨ "The Calm to My Storm" - kisah healing, tawa, dan cinta yang perlahan.
All Rights Reserved
#302
anaktunggal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Salah Status
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines