We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Amigdala; Menguarkan Ribuan Makna

Amigdala; Menguarkan Ribuan Makna

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Melankolis, Afeksi dan Takdir Itu tak cukup untuk menggambarkan semua kepingan memori yang ada. Saat ini, kumpulan kenangan membentuk debu kecil di dalam sistem amigdala kita-memproses semua data yang dahulunya ingatan manis. Tetapi nasi sudah menjadi bubur;seolah antar benda langit yang membentur satu sama lain-dan itu melebur dalam kurun satu hari. Menciptakan keharmonian dalam suatu perjanjian untuk seumur hidup patut dipertahankan dan kepercayaan yang ada pada satu manusia dan lainnya juga harus diperhatikan. Datang dengan ketidaksengajaan, namun seketika hangat menjalar jauh ke sanubari. Rasa ini mengalir, di balik senyuman itu tidak ada orang yang bisa menyadari sedetail apakah makna yang tersirat. Tapi semua yang datang tetap tinggal, secarik foto usang indah itu hanya bisa dikenang dan tak pernah bisa dimiliki. Kepasrahan pada takdir tak bisa diganggu gugat. Kisah ini menyulam jeda dan jarak yang ada pada masing-masing karakter, bahwa tiada hal yang bisa dipertahankan kecuali takdir. Original story by @dewgyne Only on Wattpad Special credit, my cover book by random wallpaper on X
All Rights Reserved
#57
silent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • REGAN's Crazy Wife (END)
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • Mission
  • Chana's Transmigrasi

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines