Bukan Tokoh Utama

Bukan Tokoh Utama

  • WpView
    Dibaca 631
  • WpVote
    Vote 220
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Sep 15, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
semua orang punya peran, ada yang menjadi bintang kelas, ketua organisasi, si paling populer atau si jenius yang selalu dipercaya. Tapi tidak dengan ku aku.., bukan siapa siapa bukan yang paling cantik bukan yang paling pintar bukan yang paling lucu dan disukai aku hanya... ada dimata orang orang aku bukanlah tokoh utama dalam kisah siapapun, tapi aku ingin menjadi tokoh utama dalam kisahku sendiri, karna aku lelah selalu menjadi figuran dalam kisah yang bahkan bukan miliku, ini bukan cerita tentang keajaiban, ini cerita tentang tekad, jatuh bangun, dan bagaimana aku menulis ulang naskah kehidupan ku - satu halaman setiap hari
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan