Puisi untuk, Tuan

Puisi untuk, Tuan

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 11, 2025
Luka bukan sekadar sobek di kulit waktu-ia adalah bisu yang tinggal, bahkan saat dunia bersuara. Ia menetap di sela-sela helaan napas, menyaru sebagai kenangan, lalu perlahan tumbuh menjadi duri yang tak terlihat namun terasa setiap kali kau mengingat alasan mengapa kau harus belajar diam. Luka adalah musim yang tak kunjung berganti. Ia bersemayam di dalam dada, menolak reda, tak peduli berapa kali kau katakan: aku baik-baik saja
All Rights Reserved
#9
kesunyian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • aku bukan penyair
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚���𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Semua Memukul (✅)
  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • Rembulan Yang Sirna
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • My Wish
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)

Disela-sela lingkup nasib-nasiban, masih ada harapan dalam kekurangan yang menjadi alasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines