Story cover for RAWPLAY by rawplay
RAWPLAY
  • WpView
    LECTURAS 983
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 983
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado jul 02, 2025
Contenido adulto
[Khusus Dewasa 21+]
Siap untuk tujuh kisah yang tidak tahu malu?
Rawplay adalah antologi erotika tentang cinta yang lahir dari luka, gairah yang tumbuh di tengah tabu, dan kesempatan kedua yang datang dengan cara paling kotor. Dari bestfriend yang jadi teman seranjang, gap usia yang bikin candu, sampai pernikahan 25 tahun yang diguncang sales mobil agresif, setiap cerita hanya butuh lima bab-cepat, liar, dan tanpa sensor.

Ini bukan romansa manis. Ini racun yang memabukkan, jerat yang memikat. Satu-satunya aturan di Rawplay: semua orang pantas mendapat kesempatan kedua, walau harus melanggarnya dengan dosa.

©Rawplay, 2025
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir RAWPLAY a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
THE ROMANSOULE! de ranne_ruby
49 partes Continúa
"Eh?! Apaan sih, Jay?! Gue bisa jalan sendiri, woy!" protes Tyara kaget. Bagaimana tidak, tubuhnya tiba-tiba diangkat dan digendong seringan bulu ala bridal style oleh lelaki paling menyebalkan seantero kampus dengan lengan kekarnya. "Lo nggak bisa jalan kalau darah lo ngucur begitu," ujar Jayden cuek, mengeratkan gendongannya. Otot-ototnya yang ada di balik polo shirt itu menegang. Tyara mencoba mendorong pelan dada Jayden agar menurunkannya, tapi lelaki itu tetap berjalan cepat sambil membopongnya. "Tapi kan tandunya lagi on the way! Ngapain pakai gendong segala, sih! Turunin gue!" "Jadi lo lebih milih kehabisan darah dan pingsan di tumpukan besi itu ketimbang dibawa ke tenda medis secepatnya? Brilian banget logika lo." Jayden terus bergerak cepat menggendong Tyara. Lelaki ini jelas-jelas ... khawatir. Tyara diletakkan pelan di kursi lipat tenda medis tak jauh di belakang stage. "Boleh kita cek lukanya, Kak Tyara?" ujar seorang kru medis. "Bawain salep, antiseptik, kasa steril, sama plester. Sekarang," tukas Jayden cepat usai meneliti luka gadis itu. "Kak Jayden, biar kami divisi medis aja yang-" "Gue yang urus." Nada suara lelaki itu menyiratkan tak ada ruang untuk bantahan. "Lo tuh kenapa sih ngotot gini?" omel Tyara pelan. "Why you so serious? Gue nggak akan mati cuma gara-gara lecet ginian doang, Jay." "Bodoh banget lo, jalur sempit gitu masih maksa lewat. Gue suruh ngambil hardcopy logistik. Bukan ikut uji nyali, Ra," potong Jayden tajam, tangannya nyemprotkan antiseptik ke luka Tyara. Membuat gadis itu meringis dan reflek menarik kakinya. "Sakit, ya?" tanya Jayden tanpa ekspresi, masih fokus membersihkan sisa pasir bercampur darah di area luka. "Lo diem di sini dulu. Jangan gerak sampe gue izinin." _____________ ROMANSOULE = Romaniel + Souletta [Romaniel Jayden & Souletta Tyara] ROMANSOULE juga gabungan dari kata "Romance" and "Soul", yang artinya "Romansa dan Jiwa" #1 teenfiction from 151K stories [01-03/01/2026] ©Copyright Ranne Ruby
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
THE ROMANSOULE! cover
Colorful Under White Robes! (TERBIT)  cover
REGRET MARRIAGE cover
Favorite Lecturer  cover
Work Life, Love Balance cover
Gedith Woman [REPUBLISH] cover
Labirin Gairah cover
Half Of My Heart cover
Call It A Day! cover
ON THE BACK BURNER cover

THE ROMANSOULE!

49 partes Continúa

"Eh?! Apaan sih, Jay?! Gue bisa jalan sendiri, woy!" protes Tyara kaget. Bagaimana tidak, tubuhnya tiba-tiba diangkat dan digendong seringan bulu ala bridal style oleh lelaki paling menyebalkan seantero kampus dengan lengan kekarnya. "Lo nggak bisa jalan kalau darah lo ngucur begitu," ujar Jayden cuek, mengeratkan gendongannya. Otot-ototnya yang ada di balik polo shirt itu menegang. Tyara mencoba mendorong pelan dada Jayden agar menurunkannya, tapi lelaki itu tetap berjalan cepat sambil membopongnya. "Tapi kan tandunya lagi on the way! Ngapain pakai gendong segala, sih! Turunin gue!" "Jadi lo lebih milih kehabisan darah dan pingsan di tumpukan besi itu ketimbang dibawa ke tenda medis secepatnya? Brilian banget logika lo." Jayden terus bergerak cepat menggendong Tyara. Lelaki ini jelas-jelas ... khawatir. Tyara diletakkan pelan di kursi lipat tenda medis tak jauh di belakang stage. "Boleh kita cek lukanya, Kak Tyara?" ujar seorang kru medis. "Bawain salep, antiseptik, kasa steril, sama plester. Sekarang," tukas Jayden cepat usai meneliti luka gadis itu. "Kak Jayden, biar kami divisi medis aja yang-" "Gue yang urus." Nada suara lelaki itu menyiratkan tak ada ruang untuk bantahan. "Lo tuh kenapa sih ngotot gini?" omel Tyara pelan. "Why you so serious? Gue nggak akan mati cuma gara-gara lecet ginian doang, Jay." "Bodoh banget lo, jalur sempit gitu masih maksa lewat. Gue suruh ngambil hardcopy logistik. Bukan ikut uji nyali, Ra," potong Jayden tajam, tangannya nyemprotkan antiseptik ke luka Tyara. Membuat gadis itu meringis dan reflek menarik kakinya. "Sakit, ya?" tanya Jayden tanpa ekspresi, masih fokus membersihkan sisa pasir bercampur darah di area luka. "Lo diem di sini dulu. Jangan gerak sampe gue izinin." _____________ ROMANSOULE = Romaniel + Souletta [Romaniel Jayden & Souletta Tyara] ROMANSOULE juga gabungan dari kata "Romance" and "Soul", yang artinya "Romansa dan Jiwa" #1 teenfiction from 151K stories [01-03/01/2026] ©Copyright Ranne Ruby