One Heart Four Harbors

One Heart Four Harbors

  • WpView
    Odsłon 179
  • WpVote
    Głosy 2
  • WpPart
    Części 9
WpMetadataReadDla dorosłychZakończone niedz., lip 13, 2025
WpInfo
Fikcja
Romans
Tapi siapa sangka, di balik setiap pelukan dan desahan malam, ada luka yang tak pernah sembuh. Rayyan Perkasa bukan hanya CEO muda yang dipuja, tapi juga lelaki yang menanggung beban cinta dari empat wanita berbeda- satu adalah cinta pertama yang dulu menolaknya, satu adalah lawan debat yang berubah jadi candu, satu adalah ketenangan yang selalu mengalah, dan satu lagi... dosa manis yang tak pernah bisa ia tolak. Ranjang Rayyan memang tak pernah sepi. Tapi hatinya-selalu sunyi. Bagaimana jika cinta yang dibagi justru membuat semuanya saling melukai? Dan bagaimana jika Rayyan harus memilih, di saat semua perempuan yang ia cintai mulai pergi satu per satu?
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Mulih (END)
  • Círculo del Destino
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • Nala dan Mas Juragan
  • The Last Yes!
  • Sweetly Tied
  • EINSTEIN [END]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)

GPH Giandra Abisatya Soetjipto, penerus adipati Danadyaksa, tahu bahwa jalan hidupnya sudah ditentukan jauh sebelum ia sempat memilih. Yang tidak ada dalam ekspektasi Gian adalah bertemu dengan Aurea Danika, seorang Senior Consultant dari Jakarta yang sedang rekreasi bersama teman-teman kantornya ke Pura Danadyaksa dan tiba-tiba masuk ke perpustakaan milik pura yang seharusnya tidak terbuka untuk umum. "Dan aku dengan enaknya manggil kamu Gian gitu aja? Aku bakal kena hukum adat kah, Gi? Eh, Gusti?" "Santai aja, Re. Temen-temenku juga udah tau aku siapa tapi masih manggilnya Gian, kadang Bro, kadang Nyet, kadang-serius, Re. Aman aja. Masyarakat Solo aja juga kadang manggilnya Mas, kok. Gapapa, ini bukan zaman kerajaan dulu." Dari perpustakaan tua ke Pasar Gede, dari malam-malam di ruang kerja hingga sarapan bersama keluarga yang tidak pernah mereka rencanakan, Rea dan Gian menemukan sesuatu yang tidak mereka cari. Tapi di balik tembok Pura Danadyaksa, ada kepentingan yang lebih besar dari perasaan dan harga yang harus dibayar untuk setiap pilihan yang dibuat. Mulih : Pulang, kembali ke rumah (Illustrations of Rea and Gian were drawn by @hi.buttery on Instagram)

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści