Tempat Pulang di Ujung Dunia

Tempat Pulang di Ujung Dunia

  • WpView
    Reads 2,584
  • WpVote
    Votes 346
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 1, 2025
WpInfo
Fanfic
Hearts2Hearts
NCT
Alternate Universe (AU)
Fantasy
[TAMAT] Di sebuah lembah tersembunyi yang tertutup kabut abadi, terdapat sebuah desa kecil yang tak terjangkau oleh waktu. Samudra, seorang pemuda yang terlempar ke dunia asing tanpa ingatan akan masa lalunya, bertemu Hindia-gadis misterius yang menyambutnya dengan senyum selembut matahari pagi. Di balik tawa Hindia dan ketenangan desa itu, tersimpan rahasia yang perlahan menarik Samudra menuju takdir yang tak pernah ia bayangkan. Apakah tempat ini sekadar persinggahan... atau justru rumah yang selama ini ia cari? "Tempat Pulang di Ujung Dunia" adalah kisah romansa isekai yang hangat, dipenuhi keajaiban sederhana, tawa ringan, dan misteri masa lalu yang menyatukan dua hati dalam pencarian makna pulang yang sesungguhnya.
All Rights Reserved
#726
yushi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cigarette Boyfriend
  • Wounds And Their Cures || Starpalmz
  • Sweet Enemy (Yushi x Carmen × Sion) REMAKE
  • Our Story, From First Look {YUSHI X CARMEN}
  • SILENCED STAGE || Mystery, Thriller, Crime ||
  • NIGHTMARE
  • Because Of You (Sekuel of Noble Family)
  • 30 DAYS APPROVAL || Chiopalmie🦕🌴 (Ongoing)
  • Go Back Home🏠 (Completed)
  • Not a Couple (?)

Semua melihatnya sebagai seorang pemuda baik, supel, berprestasi, berasal dari kalangan atas, berkepribadian santun. Tapi siapa sangka, dibalik sosok pangeran dambaan gadis di sekolahnya ternyata dia pun mempunyai kekurangan, Yushi, ternyata adalah pecandu rokok di usia nya yg masih 17 tahun. Carmen hanya seorang gadis sma dengan kemampuan belajar yang buruk dibidang matematika, dia hanya ingin mencari tempat menangis ketika gagal dalam ujian semester kali ini, nilainya anjlok, padahal dia tahu betapa pentingnya nilai itu baginya dikemudian hari, demi beasiswa dan impiannya masuk di universitas yang ia dambakan, dia harus memiliki nilai tinggi yang stabil. Di tempat itu lah Carmen melihatnya, sosok murid nomor satu itu, kakak kelasnya yang merupakan murid kesayangan para guru, yang sama sekali jauh dari pergaulan buruk siswa seumurannya, sedang merokok dengan santainya. Di rooftop belakang sekolah, tepatnya rooftop gedung perpustakaan sekolah

More details
WpActionLinkContent Guidelines