We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SEMI TOBAT

SEMI TOBAT

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Di sebuah pondok pesantren yang tenang dan penuh aturan, dua belas anak laki-laki dengan latar belakang berbeda-beda dipaksa hidup bersama. Awalnya chaos, tapi seiring malam-malam panjang, doa-doa sunyi, dan konflik batin, mereka tumbuh bukan hanya sebagai teman sekamar, tapi saudara satu takdir. Ini perjalanan para santri di Pondok Pesantren Al-Hijrah Al-Chaosiyyah, di Jawa Timur. Dimana persahabatan, keributan, cinta platonik, dan tidur molor jadi satu.
All Rights Reserved
#106
chaos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [TAMAT]
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • KELUARGA ATMODJO [hiatus]
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Boys In The Kost [END]
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG

[SUDAH TERBIT EBOOK DI GOOGLE PLAY DAN PLAYBOOK] Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines