My Bloom

My Bloom

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 359
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Karya ini murni hasil pemikiran sendiri! *** Azalea Gracie Emelyse. Nama yang sangat cantik, begitu pula insannya. Dia hanyalah gadis berumur 18 tahun yang harus memaksakan diri untuk menjadi seorang introvert karena pengalaman yang tak terduga dari masa lalu.Siapa sangka ia masih membawa erat luka itu hingga saat ini. Namun perlahan, luka itu mulai kering karena kehadiran seorang laki-laki yang memiliki banyak sekali rahasia di hidupnya. Namanya, Zaleel Eqward Lonan. *** ⚠️ Tidak untuk di copy, di jiplak, dan segala macam bentuk plagiarisme lainnya. Start : 7 Juli 2025 Finish:
All Rights Reserved
#953
kisahkasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Goodbye, Hello?
  • Favorite Lecturer
  • Tanda Seru
  • Spicy
  • Menuju Seperempat Abad
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • THE REBELLOUSE!
  • MANAGER KEUANGAN
  • Half Of My Heart [End]

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines