Craving His Madness

Craving His Madness

  • WpView
    LECTURAS 8,195
  • WpVote
    Votos 860
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 9, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Erótica
Mafia
Romance Oscuro
21+ | Mature Content • Dark Romance • Stalker • Thriller Psikologi. Jules tahu hidupnya cukup sempurna-mahasiswa, anak orang kaya yang bosan, dan seseorang yang tengah mencari jati diri. Namun segalanya berubah, saat rasa takutnya tumbuh menjadi nyata. Ada sesuatu, atau seseorang, yang tak terlihat, penuh obsesi dalam sunyi, intens, mengganggu dan nyata. Dan akhirnya, ketakutan itu yang menyeretnya mendekat pada pria di seberang pintu apartemennya- Noran Milers Mendozza. Tampan. Dingin. Tak terbaca. Sulit disentuh. Penuh rahasia yang bisa saja membuat keadaan semakin berbahaya. Anehnya, Norran, selalu ada di saat-saat tepat Jules membutuhkan. 🍁 Start : 8 September 2025 @shineamanda9
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido