SAPTA SURYA: We Young

SAPTA SURYA: We Young

  • WpView
    Reads 1,330
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
[PREQUEL EMBRACING TOMORROW: HELLO FUTURE] *** Ketika itu Mahendra Kusuma berusia 17 tahun. Sementara si kembar Zaenoodi dan Zaenaadi selalu berangkat tepat pukul 7 pagi. Rendika Juan Pratama seperti memiliki 7 kepribadian yang berbeda-beda setiap detiknya. Kadang ia jadi pemarah, kadang selembut sutra, kadang juga jauh dari kata ramah. Sedangkan Haekal Chandrawinata tidak pernah sampai di kelas sebelum jarum jam menunjuk angka 7 lebih 7 menit. Cheandra Lesmana dan Ajian Sungkawijaya sendiri tidak pernah mendapatkan nilai ulangan di bawah 7. Seperti bagaimana mereka bertujuh bertemu dan berteman di masa SMA, seperti itu juga mereka bertujuh ingin tetap saling menggenggam tangan satu sama lain bahkan ketika rintangan di masa depan menyapa. SMA Sapta Surya menjadi saksi bisu bagaimana ketujuh pemuda itu bersinar dan menikmati masa muda dengan penuh kehangatan. Seperti sebait lirik lagu yang pernah Mahen senandungkan; "We just wanna have fun. 'Cause we hot, and we young." *** ⚠️𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙛𝙞𝙠𝙩𝙞𝙛 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖. 𝙎𝙖𝙢𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖. 𝙏𝙝𝙖𝙣𝙠'𝙨 𝙛𝙤𝙧 𝙘𝙤𝙢𝙞𝙣𝙜 (✪̤◡✪̤) Let's start the journey! Start : 21 Desember 2025. Finish : - ©𝓼𝓪𝓼𝓽𝓻𝓪𝓴𝓱𝓶𝓪_
All Rights Reserved
#219
7dream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Second
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Given || Ju Jihoon
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • JEEVANA

[BUKAN NOVEL TERJEMAHAN | SUDAH TERBIT] Luo Yi, seorang mahasiswa miskin yang mengandalkan beasiswa agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Yatim piatu dari umur 7 tahun, membuatnya harus bisa bertahan sendiri di dunia yang keras ini. Dalam sehari, dia bisa bekerja untuk 3-4 toko. Walaupun terkadang sangat menyebalkan dan melelahkan, Luo Yi tidak pernah menyerah. Dia melakukan itu untuk hidupnya. Dia ingin hidup lebih baik di masa depan! Namun, suatu malam, di sebuah jembatan yang membentang diatas sungai, dia mengalami kecelakaan. Sepeda yang sedang dikayuhnya untuk mengantar pesanan pelanggan, ditabrak oleh sebuah truk yang kehilangan kendali. Akhirnya, dia menabrak pagar pembatas dan tubuhnya terpental jatuh ke sungai. Dia pikir, itu adalah akhir hidupnya. Namun, takdir berkata lain. Dia selamat! Tapi, ada yang aneh. Dia bangun di zaman kuno! "SELIR LUO AKHIRNYA BANGUN!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines