Ghea memiliki kekasih bernama Aldo. Sementara itu, Darel juga tengah dimabuk asmara dengan pujaan hatinya, Dinda. Dua pasangan yang tampak bahagia, hidup dalam kebohongan besar yang tak mereka sadari. Tanpa sepengetahuan Ghea dan Darel, Aldo dan Dinda ternyata menjalin hubungan gelap di belakang mereka.
Puncaknya terjadi saat rahasia busuk itu terbongkar dengan cara paling mengejutkan: Dinda hamil, dan anak itu adalah anak Aldo. Dunia Ghea dan Darel runtuh seketika. Pengkhianatan ganda ini tidak hanya menghancurkan hati mereka, tetapi juga menjebak mereka dalam situasi pelik yang tak terbayangkan.
Terpaksa berinteraksi demi menyelesaikan masalah pelik yang ditimbulkan oleh Aldo dan Dinda, Ghea dan Darel perlahan mulai menemukan titik temu. Di antara rasa sakit, amarah, dan kebingungan, mereka justru menemukan kenyamanan satu sama lain. Hampir setahun berlalu, kedekatan yang awalnya terpaksa itu bergeser menjadi sesuatu yang lebih dalam.
Puncak emosi terjadi saat mereka memutuskan kemah di Puncak. Di sana, di bawah rembulan, di tengah alam yang sunyi, segala kepalsuan terkikis. Momen-momen romantis tak terduga mengalir begitu saja, menarik mereka ke dalam sebuah pengakuan mengejutkan: mereka saling jatuh cinta. Hubungan yang berawal dari keterpurukan dan pengkhianatan ini, kini resmi terjalin.
Namun, cinta mereka tak semudah itu. Di bangku kuliah, badai kembali datang. Ghea dan Darel terlibat pertengkaran hebat yang menguji fondasi cinta mereka. Dan di tengah kerentanan hubungan mereka, sosok Dhea tiba-tiba muncul. Dia datang bukan sebagai teman, tetapi sebagai ancaman nyata, siap merebut hati Darel dan menghancurkan semua yang telah mereka bangun.
Mampukah Ghea dan Darel mempertahankan cinta yang lahir dari serpihan kehancuran dan kebohongan ini? Akankah masa lalu yang kelam terus menghantui mereka, ataukah Dhea akan menjadi penghalang terbesar bagi kebahagiaan mereka?
=AUTHORIZED TRANSLATION=
Ini adalah terjemahan Bahasa Indonesia yang sudah memiliki ijin resmi dari penulis ya 😊🫶🏻
⭐️⭐️⭐️
Saat Arthit mengungkapkan persaannya, Daotok tidak tahu harus berbuat apa meskipun dia juga menyukainya.
Tapi, yang terjadi adalah Daotok menolaknya.
"Kau tertarik padaku karena kau belum pernah bertemu dengan orang sepertiku."
Meskipun begitu, Arthit adalah seseorang yang keras kepala, dia terus mengungkapkan perasaanya meski terus di tolak.