Averleigh: Not Her Type (Or So She Thought) [Straykids X aespa]

Averleigh: Not Her Type (Or So She Thought) [Straykids X aespa]

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 3, 2025
WpInfo
Fanfic
Stray Kids
Averleigh High School. Di sekolah elit yang prestisius ini, semua orang berlomba untuk jadi pusat. Tapi tidak dengan Sherine Vivian Atmadja-siswi baru misterius dengan wajah cantik yang viral sejak hari pertama MPLS karena foto candid dari OSIS. Sherine datang tanpa ambisi sosial, hanya ingin menjalani sekolah tenang bareng sahabatnya Rhaiven. Mereka sepakat: jangan naksir siapa pun. Tapi semuanya berubah saat sorotan mulai datang bertubi-tubi, termasuk dari geng cowok paling dominan: The Warden Eight. Salah satunya, Arienzo, siswa andalan sekaligus calon kuat Ketua OSIS, justru langsung membenci Sherine. Padahal dia belum tahu, dunia mereka akan makin sering bertabrakan-dan bukan cuma karena Twitter atau voting OSIS curang. Di balik dinding elit sekolah ini, ada konflik organisasi, sabotase pemilu, ambisi yang dibungkus prestasi, dan rahasia rahasia yang terkubur rapi. Sherine pikir dia bisa tetap jadi penonton. Tapi Averleigh punya aturan sendiri: yang nggak main, bakal dipermainkan. ✧ Bukan tentang siapa paling populer. Tapi siapa yang paling tahan saat semuanya mulai terbongkar.
All Rights Reserved
#172
futsal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines