We Were One Too Many

We Were One Too Many

  • WpView
    Reads 474
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 7, 2026
KITA adalah kata yang seharusnya menggambarkan dua orang. Namun, bagaimana jika "KITA" yang dimaksud di sini bukan lagi dua, melainkan tiga? Entah bagaimana awal dari semua ini, hingga "KITA" yang seharusnya hanya milik dua hati kini menjadi kerumitan tiga jiwa. Apakah salah satu dari mereka akan mampu menerima dengan lapang dada, atau justru memilih pergi dan menghilang? Dia tidak menyadari bahwa selama ini ia menggenggam dua tangan sekaligus. Dan ketika salah satu tangan itu mulai melepaskan diri, ia tetap berusaha menggenggam erat - seolah takut kehilangan keduanya sekaligus.
All Rights Reserved
#362
jeno
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Throne Made of Gold and Lies || end ||
  • True Friend (Lalisa - Lee Jeno)
  • Si Manja milik Jeno
  • Ritrovarsi Ancora
  • AmeLio
  • Teleportasi Silverscale
  • JUST WE ARE
  • Scentbound
  • Kemal Putra I. - Jisyong
  • STALKER ; LTY&JK

Di balik gedung parlemen yang megah dan rekening bernilai triliunan, kekuasaan tak pernah berdiri sendiri. Aurelia Savitri Alveron, putri tunggal keluarga konglomerat sekaligus dinasti politik, dipaksa menerima perjodohan demi menyelamatkan reputasi dan pengaruh keluarganya. Pria yang harus ia nikahi adalah Arkana Pradipta Mahesa, pewaris partai terbesar di negara itu-dingin, ambisius, dan menyimpan rahasia yang bisa menjatuhkan banyak nama besar. Pernikahan mereka adalah kontrak. Cinta tidak termasuk di dalamnya. Namun di dunia politik, kebohongan selalu punya harga... dan terkadang, harga itu adalah hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines