Hanya ada suara gesekan kulit yang panas dan napas yang tertahan di ruangan remang itu. Gadis itu duduk tegak di atas pangkuan si pria, kedua tangannya menumpu santai di bahu bidang yang tegang di bawahnya. Ia tidak terburu-buru. Dengan gerakan pinggul yang lambat dan dalam, ia sengaja menyiksa pria itu dengan ritme yang ia tentukan sendiri. Pria itu mengerang rendah, tangannya gemetar hebat saat mencoba mencengkeram pinggang si gadis untuk mempercepat tempo, tapi gadis itu langsung menepisnya kasar. "Zoya... please..." pria itu merintih parau, suaranya hancur. #3 Adult dari 40,8 Ribu cerita (19 April 2026)
More details