Royal Princess To The Mafia

Royal Princess To The Mafia

  • WpView
    Reads 2,572
  • WpVote
    Votes 358
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 26, 2025
MIKAZUKI ARION OR RION KENZO X READER'S 99,9% karangan author Ini tentang Soraya, yang dimana ia adalah seorang Princess pertama kerajaan Azure Of Cyanear yang terhormat, yang mempunyai banyak masalah di kehidupannya. Dan disaat ia menemukan cinta sejatinya, -MIKAZUKI ARION- sayangnya ia harus menerima kenyataan pahit bahwa seseorang yang ia cintai telah menyiksa orang tersayangnya. Dan sejak itu ia selalu diam diam melakukan percobaan pembunuhan terhadapnya namun tak berhasil sekalipun. Pada akhirnya, Soraya memutuskan untuk menusuk kedua bola mata indahnya, agar ia tak bisa melihat lelaki yang ia cinta, dan agar ia tak bisa melihat hal hal yang buruk lagi. Namun bertepatan dengan Soraya yang menusuk kedua bola matanya sendiri, seorang wanita paruh baya baru saja melahirkan seorang bayi perempuan yang wajahnya mirip sekali dengan Soraya. Dengan restu sang dewa dan tuhan, Soraya ditukarkan jiwanya pada bayi kecil, namun tentunya dengan ingatan kerajaan di kepalanya. 19-7-2025 . . ..-..-.. #DONTCOPY🚫 #BIJAKDALAMMEMBACA❗️ Biasakan budaya vote cerita dan follow author ygy.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines