Story cover for M.E.A.T. by _Novoselic
M.E.A.T.
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jul 03, 2025
Di Jakarta tahun 2028, hidup adalah rutinitas yang sunyi, vaksin adalah solusi segalanya, dan tubuh manusia hanyalah sistem yang bisa di-update. Raka, seorang peneliti BPBI yang kehilangan rasa percaya pada dunia, menyaksikan satu hal yang seharusnya tak mungkin: seorang manusia "pecah" dari dalam.

Bukan karena penyakit.
Tapi karena sesuatu yang tumbuh - dan berpikir.

Saat data mulai dihapus, saksi dibungkam, dan jaringan tubuh mulai berbisik, Raka dipaksa memilih: tetap menjadi alat dari sistem... atau membiarkan dirinya berubah. Sementara itu, Farah - petugas medis baru - menemukan bahwa daftar pasien yang "dipulangkan" ternyata belum sepenuhnya manusia... dan mungkin belum sepenuhnya mati.

Dalam dunia di mana tubuh bisa menjadi ladang eksperimen, siapa yang masih bisa disebut manusia?
All Rights Reserved
Sign up to add M.E.A.T. to your library and receive updates
or
#7biopunk
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Pembalasanku (Harem BL) cover
Bound to Him cover
Netra : The Untold Story  cover
Shadow in the Lab cover
The Antagonist [ Segera Terbit ] cover
Hello, Mr. Mafia! cover
FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆ cover
Darker Than Lust cover
​The Left cover
Kenzo and the Smith family  cover

Pembalasanku (Harem BL)

98 parts Ongoing

"aku memutuskan pertunangan denganmu" teriak pria berambut pirang yang tak lain adalah pangeran. dan seorang gadis yang menangis di tengah tengah aula yang merupakan seorang Villainess itu. gadis itu di permalukan oleh pangeran dan hanya mampu menangis. prtoganis pria dan wanita akan selalu bahagia dan antagonis akan selalu mendapat penderitaan. tapi bukankah dunia ini terlalu mudah di tebak? bagaimana kalau kita rubah jalan ceritanya?. dimana protagonis pria dan protagonis wanita akan menderita dan antagonis akan bahagia. balas dendam ya mari kita mulai membalas dendam kita karna di permalukan seperti ini