We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rasa Lara

Rasa Lara

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 5, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
ONGOING>>childhood friend-friendzone Di sudut tersembunyi ponsel Lara, bersembunyi folder berjudul "Notes yang nggak penting" - kumpulan rahasia paling jujur yang ia simpan selama bertahun-tahun. Setiap catatan dimulai dengan dua kata yang sama: "Dam, ..." Damar Athalla, sahabat masa kecilnya, adalah alasan di balik setiap kalimat. Tapi bagaimana mungkin ia mengungkapkan perasaan yang menggerogoti hati, sementara Damar hanya melihatnya sebagai "sahabat selamanya"? Di tengah euforia kelulusan yang mempertemukan sekaligus merenggangkan, Lara terjebak dalam dilema: tetap menjadi penonton di cerita hatinya sendiri, atau memberanikan diri merobek label "teman" yang selama ini menyakitkan. Sebuah kisah intim tentang cinta pertama, kata-kata yang tak tersampaikan, dan keberanian yang terus dipendam dalam diam.
All Rights Reserved
#843
ongoing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines