Road to Venice

Road to Venice

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
niat awal ingin liburan dan menginap di rumah tantenya, gadis ini justru malah bertemu dengan sosok tak terduga "Siapa sih nih cowok? Tapi kok kek Kenal ya orangnya" Laura Isabella Nana puspita atau yang biasa di panggil nana adalah warga negara Indonesia yang sengaja berlibur di kota venicie akibat adanya kenaikan gaji sehingga ia bisa mengunjungi kota ini sekalian mampir ke rumah tantenya tapi ia tak menyangka jika ia malah bertemu dengan seorang penyanyi sekaligus penulis blasteran Italia yang bernama kei kaizo astara " Lagian ngapain lihat aku sih?" " Nggak papa terpesona aja dengan ketampanan mu tuan " Pertemuan tak terduga dengan cerita yang menyenangkan siap di mulai. Judul awal : escape to love
All Rights Reserved
#29
venice
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • 𝑳𝒊𝒓𝒊𝒌 𝑳𝒂𝒈𝒖 : 𝐸𝑁𝐻𝑌𝑃𝐸𝑁 巛ˢⁱⁿᶜᵉ₂₀₂₀
  • THE HEIR OF SIN (FOXYPAN)
  • My Moon And Mood Spirit
  • First Love, Not the First
  • HOME
  • merry a rich men || QIUXING
  • COOL BOY AND NEET CRAZY GIRL  [fatqeel]
  • The Child He Left Behind (FOXYPAN)
  • Leonids

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines