PROJECTX IDOL : OLYMPUS

PROJECTX IDOL : OLYMPUS

  • WpView
    LECTURI 20
  • WpVote
    Voturi 5
  • WpPart
    Capitole 6
WpMetadataReadPentru adulțiÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare lun, iul 13, 2026
Setelah konser terakhir mereka, klub idol sekolah OlympGaLs kehilangan sang manager legendaris: misterius, dingin, penuh strategi... dan hilang tanpa jejak. Tanpa pemimpin, para dewi remaja ini di ambang kehancuran. Lalu datanglah Herka-cowok ceroboh dengan reputasi hampir cabul-yang malah dihukum menjadi manager mereka. Klub ini tinggal punya 6 bulan untuk bangkit... atau bubar selamanya. This is not a love story. This is a story... about managing chaos.
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • The Villain Mother
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • Hello, KKN!
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • My Celestia [ON GOING]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut