(JANGAN SALAH LAPAK YA!)
sebelumnya author minta maaf karena book Ginsou sebelumnya tidak tamat, dikarenakan banyak macam alasana, Gomen~🙏
Jadi, disini Author Jes ingin menebus kesalahan dengan book baru~✨️
Masih sama dengan cerita Ginsou yang kadang kiding, dengan latar sekolah yaks kali ini. Moga suka!
-
-
Di angkatan seorang murid cakep tapi mulut super tajam, Gingitsune gehenna dengan panggilan Gin. Dia murid paling berprestasi, nilai akademik bagus, nilai absensi, nilai sehari-hari juga begitu! Sayangnya ni cakep-cakep temennya dikit banget, alsanannya karena dia kalo ngomong sembarangan alias toxic.
Dia punya tuh teman satu angkatan namanya Arion, panggil aja Rion lah ya. Terus juga punya temen cewek dua biji, namanya Echi dan Key.
Gin, Arion, dan Key mausk kedalam klub/ekskul yang sama, music. Dengan Key vokalis, Gin gitaris, Arion gitaris juga dan ada member lain. Mereka bertiga tuh bikin grup band, namanya Noir band dan Echi jadi supporter setia!
Nah, ada dua orang murid pindahan dihari yang sama, namanya Souta sama Harris. Dalam pandangan pertama, Gin udah ngerasa tertarik sama si biru Souta ini.
Souta sama Harris sendiri akhirnya ikutan di kelompok Gin dkk. Pas tau kalau Souta itu pencinta lagu Gin jadi bertekad bikin lagu buat Souta yang ceria, energik, pemarah dll. Souta sendiri senang punya teman kayak mereka, terutama Harris yang emang dari dulu temenan sama Souta doang senang, soalnya baru kali ini dia merasa dikerumunin sama orang-orang yang sayang sama dia...
Warn!
15+ content
Bad leanguage
BL+
!WARNING!
Pastikan memeriksa judul bab sebelum baca, karna sering terjadi kesalahan urutan bab. Terimakasih.
Keluarga Adicandra nggak kenal kata "lemah". Buat mereka, hidup itu soal angka di bursa saham, reputasi di koran bisnis, dan kesempurnaan fisik. Sayangnya, Galen, anak ketiga dari empat bersaudara, lahir sebagai "produk gagal" di mata mereka. Penampilan cupu, kacamata tebal, dan sifat pendiamnya bikin dia cuma jadi bayangan di rumah mewah itu. Sampai suatu titik, Galen sadar kalau mau jungkir balik kayak gimana pun, dia nggak akan pernah dianggap.
Galen milih pergi. Dia buang identitas Adicandra, ganti gaya jadi bad boy yang rebel, dan mulai hidup di jalanan. Tapi saat dia mulai nyaman dengan kebebasannya, keluarga yang dulu mengabaikannya tiba-tiba merasa kehilangan "aset" dan mulai berburu Galen dengan cara yang gila.