TAMARA

TAMARA

  • WpView
    LETTURE 16,547
  • WpVote
    Voti 1,537
  • WpPart
    Parti 17
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, ott 13, 2025
Namanya Tamara, tapi jangan sangka dia seorang perempuan cantik, dia adalah sosok berjakun dengan dada rata. Orang-orang suka mengejeknya karena nama itu, terlalu feminim dan tidak cocok untuk lelaki yang punya belalai sepertinya. Seiring dia beranjak remaja, dia berharap orang-orang mau memanggilnya dengan nama Tama, nama yang lebih macho dan tidak ada unsur girly sama sekali. Tapi apa mau dikata, beberapa dari teman-temannya masih memanggilnya dengan nama Tamara, ada juga yang memanggilnya Mara kependekan dari Tamara, ia pun hanya bisa pasrah dan menerima dengan lapang dada.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti