TAMARA

TAMARA

  • WpView
    Reads 16,729
  • WpVote
    Votes 1,540
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 13, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Namanya Tamara, tapi jangan sangka dia seorang perempuan cantik, dia adalah sosok berjakun dengan dada rata. Orang-orang suka mengejeknya karena nama itu, terlalu feminim dan tidak cocok untuk lelaki yang punya belalai sepertinya. Seiring dia beranjak remaja, dia berharap orang-orang mau memanggilnya dengan nama Tama, nama yang lebih macho dan tidak ada unsur girly sama sekali. Tapi apa mau dikata, beberapa dari teman-temannya masih memanggilnya dengan nama Tamara, ada juga yang memanggilnya Mara kependekan dari Tamara, ia pun hanya bisa pasrah dan menerima dengan lapang dada.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines