Q&N
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 11, 2025
𝐅𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰 𝐚𝐤𝐮𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐮𝐤𝐮𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭𝐧𝐲𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚. _____ "Beberapa hal memang harus hilang, bukan karena sudah terbuang, tetapi memang waktunya untuk usang" Memang benar people come and go, semua ada waktunya semua ada masanya. Namun bagi Qanaya Bee Gaselia tentang itu masih sulit diterima. Waktu terus berjalan bahkan sudah hampir 1 tahun semuanya masih berada diruang yang sama. Nyatanya ia tak pernah lari, ia masih terperangkap disana. Wajah yang dulunya penuh ceria sekarang hanya tersisa tatapan dingin yang tercipta dari mata hazelnya. Tau rasanya memilih sesuatu yang membuat seperti menikam diri sendiri?Mencari satu kata bisa dibanyaknya kata ketidakterimaan. Apa jadinya jika seseorang yang hilang tanpa jejak selama satu tahun kali ini kembali hadir. Apakah Qanaya bisa bertahan di kata tetap asing yang dulu pernah ia ucapkan?Atau malah ia kembali luluh oleh mata elang yang selalu menatap nya teduh itu? _____ Semesta memang terlalu lucu, kenapa ketika ia sudah sedikit menemukan kata terima untuk semuanya. Takdir malah mempertemukan nya kembali. Pria tampan dengan tatapan tajamnya ketika menatap lawan, rahang tegas, badan tinggi, rambut model comma hair, ia sungguhan memiliki kesempurnaan itu. Seorang ketua geng motor yang namanya membumi di telinga para remeja sebayanya. Apakah mereka berdua tetap memilih digaris yang sama seperti satu tahun yang lalu atau malah mereka membuat garis baru untuk sketsa yang indah? "moving, shadowless, dead' - GRAY LEO'S -
All Rights Reserved
#630
cute
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines