Sang Dalang Manis

Sang Dalang Manis

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 31, 2025
Di mata dunia, Alisha Setyanegara adalah kesempurnaan: putri konglomerat yang cantik, cerdas, dan berhati mulia. Namun, di balik senyum malaikatnya tersembunyi kegelapan yang mengerikan. Ia adalah "Sang Dalang," pembunuh berantai yang mengubah korbannya menjadi koleksi boneka porselen abadi. Ketika seorang detektif obsesif mulai menguak jejaknya, permainan kucing dan tikus yang mematikan dimulai, mengancam mengungkap rahasia kelam di balik topeng porselen Alisha
All Rights Reserved
#412
kriminal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • My Perfect Model ( Republish )
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Hello, Mr. Mafia!

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines