Sebelum Suara Itu Mati

Sebelum Suara Itu Mati

  • WpView
    Reads 208
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 14, 2025
[Diikutsertakan dalam event City Series vol 2 penerbit Book Office] Tidak semua orang diciptakan untuk bicara. Tapi setiap orang ingin didengar. Di kaki pegunungan Malang, sebuah pelatihan jurnalistik dan public speaking digelar dalam sistem asrama. Di antara deret peserta yang bersuara lantang, ada satu yang hanya menunduk-menyimpan suara dalam diam. Di aula tua yang dingin, di lorong sempit yang bau lembap, dan di kelas Bulan yang terus-terusan jadi bahan olokan, dia hanya ingin bertahan. Ini bukan tentang siapa paling keras. Tapi siapa yang tetap berdiri meski tenggorokan serasa terkunci. Di kota tempat hujan datang tiba-tiba dan suara kerap ditelan kabut, siapa yang akan mendengar mereka yang berbicara dalam hening? 📌Start: 8 Juli 2025 📌Finish:
All Rights Reserved
#1
sistemsekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines