Setinggi Mimpi, Sedalam Luka

Setinggi Mimpi, Sedalam Luka

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 18, 2025
Sekar Ayunda percaya bahwa pendidikan bisa membebaskannya dari luka masa lalu dan kemiskinan. Diasuh oleh budenya sejak kecil dan diabaikan oleh orang tuanya sendiri, ia menempuh jalan terjal demi mimpi yang tinggi. Dari kampus negeri dengan beasiswa KIP-K hingga gelar doktor yang hampir diraihnya, Sekar terus melangkah. Tapi dunia tak pernah memberi jalan semudah itu bagi perempuan. Di tengah perjuangan kuliah S3, keluarga menuntut: menikah. Ia dijodohkan dengan pria agamis dan misterius, yang ternyata menyimpan sisi gelap. Sepuluh tahun penuh luka dan dua anak kemudian, Sekar mengambil keputusan yang dianggap aib oleh keluarganya: bercerai. Namun untuk Sekar, ini bukan akhir. Ini awal dari keberaniannya untuk hidup sesuai suara hatinya.
All Rights Reserved
#31
janda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want to Live [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Given || Ju Jihoon
  • JEEVANA
  • Second
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]

Dalam sebuah novel, Cressilia Arunika Dananjaya hanyalah figuran. Namanya muncul sekali, lalu dia mati. Masalahnya, ia terbangun sebagai Cressilia, bertahun-tahun sebelum kematian itu terjadi. Gadis ini bukan tokoh utama. Tidak punya peran penting. Bahkan tak tercatat di blurb cerita. Tapi dia tahu satu hal: jika cerita ini berjalan seperti seharusnya, ia akan mati di rumah sakit, dan dunia akan tetap baik-baik saja tanpanya. Dia tidak ingin mengubah alur. Tidak ingin merebut peran siapa pun. Dia hanya ingin hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines