Give in to Love [END]

Give in to Love [END]

  • WpView
    Reads 108,302
  • WpVote
    Votes 2,441
  • WpPart
    Parts 109
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 26, 2026
[CERITA LENGKAP!⚠️] Aisyah tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah hanya karena satu keputusan orang tuanya. Saat kedua orang tuanya bersiap menunaikan ibadah haji, satu masalah muncul: Aisyah sendirian. Kakak pertamanya sudah menikah. Kakak keduanya harus melanjutkan koas di Singapura. Dan di kota itu, tak ada kerabat dekat yang bisa menampung Aisyah. Bukan karena enggan, tapi karena memang tak ada kerabat di kota itu. Satu-satunya solusi yang dianggap paling masuk akal adalah perjodohan. Masalahnya, pria yang dijodohkan dengannya bukan orang asing. Ia adalah sahabat dekat kakaknya. Seseorang yang sudah lama dikenalnya, tapi tak pernah ia pikirkan lebih dari itu. Aisyah menolak. Bukan karena keras kepala. Melainkan karena hatinya sedang sibuk mengagumi seseorang di kampus, seorang mahasiswa yang selalu memakai jas putih, yang diam-diam mengisi pikirannya. Di tengah tuntutan keluarga, kuliah yang harus diselesaikan, dan perasaan yang belum tentu berbalas, Aisyah dipaksa menghadapi kenyataan: Tidak semua hal bisa dipilih sesuka hati. Dan tidak semua penolakan berakhir seperti yang diharapkan. --- Cuzzz langsung baca aja🤗👌🏻 Author ga suka konflik berat, jadi di sini hanya ada konflik yang ringan-ringan saja. Bagi yang suka konflik berat silahkan minggir 🙄
All Rights Reserved
#669
zayyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines