Musk's Heirs

Musk's Heirs

  • WpView
    Reads 724
  • WpVote
    Votes 273
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 2, 2025
[Ahli Waris Musk] ~UP SETIAP HARI Di balik kilau kejayaan, setiap warisan adalah papan catur raksasa. Bidak-bidaknya bukan kayu, melainkan darah dan ambisi. Ketika sang penguasa meninggalkan tahta, permainan tak berhenti, justru baru dimulai. Di ruang rapat yang dingin, langkah-langkah tersusun layaknya strategi abadi: ada yang memilih bertahan, ada yang mengorbankan, dan ada yang diam-diam menunggu celah untuk menjatuhkan. Namun, dalam permainan ini, kemenangan tak selalu ditentukan oleh siapa yang menyerang lebih dulu, melainkan siapa yang mampu bertahan hingga akhir. Pertanyaan pun menggema: apakah warisan sejati adalah kejayaan yang bertahan... atau sekadar permainan panjang menuju skakmat terakhir? ♟️ |2025 |ceritafullfiksi |Update setiap hari di 11.45pm
All Rights Reserved
#11
chess
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines