Laut dan Kedalamannya

Laut dan Kedalamannya

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 13, 2025
Sandra Manusfloyd tiba-tiba terbangun di tubuh asing yang sakit-sakitan. Otot perutnya yang sedari awal ia buat kini lenyap, hanya tersisa perut datar dan tubuhnya yang kurus kering seperti skeleton. "Apa-apaan ini?!" Sandra seketika terdiam cukup lama. Berusaha menggunakan otaknya seperti karakter fiksi yang berpindah jiwa. Biasanya mereka diceritakan akan mendapatkan ingatan sang tubuh dari itu. Tapi Sandra? nihil! Alih-alih kepalanya yang sakit, ia malah merasakan seluruh tubuhnya yang sakit-sakitan dan penuh memar. Bisakah Sandra menemukan titik terang siapa dirinya? Bisakah Sandra kembali ke dunianya, tempatnya dan tubuh aslinya? Dan, mengapa Sandra bisa terlempar kedalam tubuh yang entah siapa, masa lalu sang tubuh hingga hidupnya.
All Rights Reserved
#182
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines