Kami mengadopsi anak kami sendiri
5 tahun lalu, sebuah keluarga kehilangan putra mereka yang baru saja dilahirkan akibat penculikan. Sejak saat itu, sang ibu hidup dalam kesedihan yang tak pernah benar-benar hilang. Melihat istrinya terus terpuruk, sang suami akhirnya mengambil keputusan besar, mengadopsi seorang anak laki-laki untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan putra mereka.
Namun, tanpa mereka sadari, anak yang mereka adopsi ternyata adalah putra kandung mereka sendiri yang hilang bertahun-tahun lalu.
Ketika kehidupan mereka perlahan mulai kembali normal, sebuah kejutan tak terduga mengguncang segalanya. Seseorang datang membawa seorang anak dan mengaku bahwa anak itulah putra mereka yang selama ini hilang.
Kini, keluarga itu berada di persimpangan yang membingungkan. Akankah mereka menyadari bahwa anak yang telah mereka adopsi adalah darah daging mereka sendiri? Ataukah mereka justru akan percaya bahwa anak yang baru datang itulah putra yang telah lama mereka nantikan kepulangannya?
Penasaran? Yuk baca.