ZAYDAN AL-HAIDAR

ZAYDAN AL-HAIDAR

  • WpView
    Reads 67,594
  • WpVote
    Votes 1,367
  • WpPart
    Parts 86
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2026
Zaydan Al Haidar. Lelaki keturunan Arab, tegas, dingin, hafiz Qur'an, lulusan pesantren Al Mahdi-Al Arabi, pengajar di pesantren milik keluarganya. Sikapnya selalu menjaga pandangan, berbicara formal, menjaga adab, dan tidak mudah terbawa emosi. Azzura Khayla Al Maviera ,kasar, bar-bar, langganan BK, pecinta balapan liar, club malam, dan bela diri. Motor sport adalah nyawanya. Celana jeans robek dan jaket kulit jadi seragamnya. Dua dunia yang tidak pernah sejalan. Dua hati yang dipaksa menyatu. Pernikahan muda mereka dimulai bukan atas dasar cinta, melainkan karena perjodohan. Zaydan ingin menuntun, Azzura ingin memberontak. Zaydan ingin memperbaiki, Azzura ingin tetap liar. Zaydan meminta Azzura berhijab, Azzura menolak. Zaydan tetap menuntun tanpa memaksa. Azzura berkali-kali lari dari Zaydan, tapi entah kenapa, laki-laki itu selalu jadi tempat pulang.
All Rights Reserved
#290
perjodohan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • De Andere Weg (END)
  • I Won't Be the Tragic Fiancée
  • Chasing Sanara
  • The Last Yes!
  • Almost Married (END)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Villain Mother

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines