[BL] Fatalis

[BL] Fatalis

  • WpView
    Lecturas 437
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ago 8, 2025
WpInfo
Fanfic
The Untamed
Fatalis ; Takdir atau nasib yang tidak dapat diubah. Selama ini ia selalu menanggap dirinya adalah seorang alpha, ah tidak dirinya memanglah seorang alpha. Sejauh yang ia tahu tidak pernah ada kasus kesalahan pada hasil test secondary gender sebelumnya, lagi pula ia juga dapat mencium feromon orang-orang jadi sudah dapat dipastikan bahwa dirinya bukanlah seorang beta. Apalagi jika dirinya adalah seorang omega itu semakin tidak terasa mungkin, bukannya sombong tetapi ia tidak memiliki aroma dan kepribadian seperti seorang omega, dan juga ia tak pernah tertarik sama sekali dengan alpha lain, selama ini ia juga disegani dan cukup ditakuti seperti alpha lainnya. Tapi bagaimana cara menjelaskan keanehan yang tiba-tiba terjadi padanya ini? Bagaimana cara menjelaskan tanda 'itu' yang ia lihat pada orang gila yang tiba-tiba menempel padanya dan berkata bahwa dirinya sangat harum seperti omega serta mengklaim dirinya sebagai "Omeganya" itu. HEI ORANG GILA, AKU INI ALPHA!
Todos los derechos reservados
#16
aboverse
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido