
Di balik setiap perebutan kekuasaan, ada jiwa yang hancur dalam diam. Seorang anak laki-laki tumbuh bukan sebagai pahlawan, tapi sebagai sisa dari kerajaan yang direnggut darinya-dipaksa menyaksikan bagaimana pengkhianatan, ambisi, dan kehilangan berganti-ganti peran dalam pertunjukan yang tak pernah ia pilih. Semua derita, pengorbanan, dan bisu dendam yang terjalin dalam perjalanan itu... menjadi Simfoni Takhta.All Rights Reserved
1 part